FISIKA SEBAGAI PROSES

IPA sebagai proses atau juga disebut sebagai “a way of investigating” memberikan gambaran mengenai bagaimana para ilmuwan bekerja melakukan penemuan-penemuan. Jadi IPA sebagai proses memberikan gambaran mengenai pendekatan yang digunakan untuk menyusun pengetahuan. Dalam IPA dikenal banyak metoda yang menunjukkan usaha manusia untuk menyelesaikan masalah. Para ilmuwan astronomi misalnya, menyusun pengetahuan mengenai astronomi dengan berdasarkan kepada observasi dan prediksi. Ilmuwan lain banyak yang menyusun pengetahuan dengan berdasarkan kepada kegiatan laboratorium atau eksperimen yang terfokus pada hubungan sebab akibat. Sampai pada tahap ini kiranya cukup jelas bahwa, untuk memahami fenomena alam dan hukum-hukum yang berlaku, perlu dipelajari objek-objek dan kejadian-kejadian di alam itu. Objek-objek dan kejadian-kejadian alam itu harus diselidiki dengan melakukan eksperimen dan observasi serta dicari penjelasannya melalui proses pemikiran untuk mendapatkan alasan dan argumentasinya. Jadi pemahaman fisika sebagai proses adalah pemahaman mengenai bagaimana informasi ilmiah dalam fisika diperoleh, diuji, dan divalidasikan. Dari uraian di atas kiranya dapat disimpulkan bahwa pemahaman fisika sebagai proses sangat berkaitan dengan kata-kata kunci fenomena, dugaan, pengamatan, pengukuran, penyelidikan, dan publikasi. Pembelajaran yang merupakan tugas guru termasuk ke dalam bagian mempublikasikan itu. Dengan demikian pembelajaran fisika sebagai proses hendaknya berhasil mengembangkan keterampilan proses sain pada diri siswa.  
       Indikator dari setiap keterampilan proses yang meliputi: mengamati, mengklasifikasi, mengukur, mengajukan pertanyaan, merumuskan hipotesis, merencanakan penyelidikan, menafsirkan, dan mengkomunikasikan,  adalah seperti daftar di bawah ini.
a. Indikator mengamati (observasi):
  •    Menggunakan alat indera yang sesuai.
  •    Memberi penjelasan apa yang diamati.
  •    Memilih bentuk pengamatan yang sesuai.
  •    Mencatat persamaan, perbedaan, keteraturan.
  •    Membandingkan
  •    Membuat pengamatan dalam perioda tertentu.
  •    Mencatat kekecualian/atau hal yg tak diharapkan.
  •    Menjelaskan suatu pola.
  •    Menemukenali (identifikasi menurut pola tertentu).
b. Indikator mengklasifikasi /mengkatagori/seriasi:
  •    Memberi urutan pada peristiwa yang terjadi.
  •    Mencari persamaan dan perbedaan.
  •    Menentukan kriteria pengelompikkan.
  •    Menempatkan pada kelompok tertentu berdasarkan kriteria.
  •    Memilih (memisahkan dengan jumlah kelompok tertentu).
  •    Mengelompokkan berdasarkan ciri-ciri tertentu yang ditemukan dalam pengamatan
  •    Memisahkan dengan berbagai cara.
c. Indikator mengukur/melakukan pengukuran:
  •    Memilih alat ukur yang sesuai
  •    Memperkirakan dengan lebih tepat
  •    Menggunakan alat ukur dengan ketepatan tertentu
  •    Menemukan ketidakpastian pengukuran
d. Indikator mengajukan pertanyaan:
  • Mengajukan sebanyak mungkin pertanyaan.
  • Mengidentifikasi pertanyaan yang dapat dijawab dengan penemuan ilmiah.
  • Mengubah pertanyaan menjadi bentuk yang dapat dijawab dengan percobaan.
  • Merumuskan pertanyaan berlatar belakang hipotesis (jawab dapat dibuktikan).
e. Indikator merumuskan hipotesis:
  • Merncoba menjelaskan pengamatan dalam terminologi konsep dan prinsip.
  • Menyadari fakta bahwa terdapat beberapa kemungkinan untuk menjelaskan suatu gejala.
  • Menggunakan penjelasan untuk membuat prediksi dari sesuai yang dapat diamati atau dibuktikan
f. Indikator merencanakan penyelidikan/percobaan:
  • Merumuskan masalah.
  • Menemukenali variabel kontrol.
  • Membandingkan variabel bebas dan variabel terikat.
  • Merancang cara melakukan pengamatan untuk memecahkan masalah
  • Memilih alat dan bahan yang sesuai
  • Menentukan langkah-langkah percobaan
  • Menentukan cara yang tepat untuk mengumpulkan data
g. Indikator menginterpretasi/menafsirkan informasi:
  • Menarik kesimpulan.
  • Menggunakan kunci atau klasifikasi.
  • Menyadari bahwa kesimpulan bersifat tentatif
  • Menggeneralisasi.
  • Membuat dan mencari pembenaran dari kesimpulan sementara
  • Membuat prediksi berdasarkan pola atau patokan tertentu
h. Indikator berkomunikasi:
  • Mengikuti penjelasan secara verbal.
  • Menjelaskan kegiatan secara lisan, menggunakan diagram.
  • Menggunakan tabel, grafik, model, dll, untuk menyajikan informasi.
  • Memilih cara yang paling tepat untuk menyajikan informasi.
  • Menghargai adanya perbedaan dari audien, dan memilih metoda yang tepat.
  • Mendengarkan laporan, menanggapi dan memberikan saran.
  • Memberi sumbangan saran pada kelompok diskusi.
  • Menggunakan sumber tidak langsung untuk memperoleh informasi.
  • Menggunakan teknologi informasi yang tepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUJUAN DAN BIDANG KAJIAN FISIKA

FISIKA KUMPULAN PENGETAHUAN